Adventura, Puisi
Leave a Comment

Empat Saat yang Hebat

 

Empat Saat Yang Hebat by s.k |ORKED MAG (Photo by monica-silva-314553)

Photo by Monica Silva

 

tiga belas jam yang lalu
empat saat itu,
empat saat saat itu;
lagi, lagi, lagi
sayang lagi sayang
sayang sayang
sayang
sa-yang

oh, sayang,

ada mammoth purba berlari riang
dan kakinya memijak-mijak taman bunga;
sejuta dandelion
menjadi debu-debu
merayau bebas
ke celah pelangi

dan bertukar

menjadi kupu-kupu yang;
di hujung sayapnya
ada percikan serbuk kaca
mengibar warna
biru-biru dan putih-putih
seperti semua sedang berpuas hati.

sementara
ada tiga cupid kecil
menyusul dari bulan
dengan harp dengan violin dengan piano
dengan vokal goddess ancient roman
dari beribu-ribu abad yang lalu,
melastik anak panah berbentuk lagu;

kita, dan cinta adalah bebas
sekarang,
atau sudah lama
dunia kita
menjadi sebuah
mesin ghairah
berbentuk sfera.

sayang sayang sayang
sayang sayang
sayang
sa-yang
sa
yang

oh, sayang,

empat saat itu
adalah nombor kegemaranku
walau sekali
tanpa kau di sini
tanpa melihatmu
tanpa
melihat
mu

This entry was posted in: Adventura, Puisi
Tagged with:

by

s.k, tidak mempunyai cita-cita tinggi. Sekalipun ada, dia tidak akan menulisnya di laman sesawang atau memberitahu kamu. Beliau sukar diramal, seperti tulisan-tulisannya. Pernah katanya, waktu cerek air di atas dapur, jika kamu rasa cerita selepasnya adalah air cerek itu dituang ke mana-mana, ramalan kamu seperti bulu pelepah di atas pagar. Terlalu selesa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s